Artikel P3A

Bahasa manusia yg paling menyentuh

Written by Satwika Lestari

Sejarah panjang kebohongan serta zaman yg miskin keteladanan membuat orang tidak terlalu percaya dg kata-kata manusia.

Generasi milinial, apa lagi generasi Z nantinya tidak mudah mengikuti kata-kata orang lain. Termasuk kata-kata orang tua dan guru sekolah.

Sebaliknya, orang sangat rindu bahasa yg relatif baru: “Cinta kasih dalam tindakan”. Sekali lagi, dalam tindakan.

Utk itu, kurangi berbicara khususnya ke anak-anak dan generasi muda. Lebih-lebih berbicara kasar. Itu berbahaya dalam jangka panjang.

Perbanyak tindakan-tindakan kecil yg membahagiakan. Setidaknya kurangi tindakan (ucapan) yg bisa menimbulkan penderitaan.

Saat anak pulang sekolah dg wajah cemberut misalnya, kurangi bertanya apa yg kurang di anak ini, bertanyalah bagaimana Anda bisa meringankan beban anak.

Ingat jiwa-jiwa yg indah, anak-anak adalah teman canda di usia muda, sekaligus tempat berteduh terindah di usia tua.

Video: Anak-anak berkebutuhan khusus yg dirawat di pusat layanan P3A keluarga Compassion

About the author

Satwika Lestari