Artikel P3A

Binatang sebagai subyek cinta kasih

“Sebelum manusia mencintai binatang, selama itu juga perjalanan jiwanya belum sempurna”, begitu bunyi sebuah pesan tua.

Bisa dimaklumi, karena di alam ini semua serba terhubung. Tatkala mencintai binatang misalnya, sesungguhnya seseorang sedang mempercantik jiwanya sendiri.

Mahatma Gandhi lebih lugas dalam hal ini: “Derajat sebuah bangsa bisa diukur dari bagaimana ia memperlakukan binatang”.

Tentu saja benar. Lagi-lagi karena dibimbing pengertian sederhana namun dalam: “Manusia tidak bisa bahagia sendiri di alam ini”.

Agar bahagianya mendalam, kokoh, tidak mudah dicuri, seseorang disarankan utk belajar berbahagia dg membuat pihak lain bahagia.

Di dunia spiritual mendalam, itu tanda pencapaian spiritual yg sangat dalam. Di tingkat pencapaian ini, kebahagiaan Anda sangat kokoh.

Akibatnya, tubuh dikunjungi lebih sedikit penyakit, pikiran lebih mudah damai, spirit mudah terhubung. Semoga semua mahluk berbahagia.

Video: Anak-anak berkebutuhan khusus yg dirawat di pusat layanan P3A keluarga Compassion sedang memberi makan binatang

About the author

Satwika Lestari