Artikel P3A

Dari mengejar Tuhan, menuju menjadi salah satu tangan Tuhan

Written by Satwika Lestari

Tidak benar bahwa Tuhan selalu tidak terlihat (niskala). Tuhan juga terlihat. Oleh mata orang biasa tentu saja. Tentu jika punya kepekaan.

Tatkala hidup penuh tantangan, Tuhan bisa hadir dalam berbagai wajah. Bisa sahabat dan kerabat yg datang memberi motivasi atau orang lain.

Ketika hidup penuh kegembiraan, Tuhan hadir melalui tawa dan canda. Lebih dalam dari itu, Tuhan juga hadir melalui tangan manusia yg sabar dan penuh cinta kasih.

Salah satu contohnya adalah orang tua anak-anak berkebutuhan khusus. Tekun, telaten, tulus sekali merawat titipan Tuhan di muka bumi.

Berbeda dg dunia material, jika terus memberi orang jadi miskin. Di dunia spiritual, Anda akan tambah kaya di dalam, jika terus memberi.

Dan di pusat layanan P3A (pusat pelayanan dan perawatan anak-anak berkebutuhan khusus) keluarga Compassion terlihat jelas.

Orang tua anak-anak berkebutuhan khusus, di dalamnya sangat kaya: “Tabungan masa depan pasca kematian, kesabaran, ketulusan, dll”.

Ajakannya utk para sahabat, sudah cukup mengejar Tuhan ke mana-mana. Mari belajar menjadi salah satu tangan Tuhan di muka bumi.

Tidak marah saat orang marah, toleran pada tetangga yg keterlaluan, tulus menyayangi keluarga, melayani pelanggan seperti melayani Tuhan.

Itu sebagian pilihan. Yg jelas, ia yg menjadi salah satu tangan Tuhan di bumi, semakin tua akan semakin kaya di dalam.

Semoga semua mahluk berbahagia. Semoga pikiran baik datang dari segala penjuru. Shanti, shanti, shanti (damai, damai, damai).

Video: Anak-anak berkebutuhan khusus yg dirawat di pusat layanan P3A keluarga Compassion sedang bernyanyi. Bernyanyi juga terapi

About the author

Satwika Lestari