Tetua di Jepang punya warisan spiritual seperti ini: “Jika Anda memberi anak ikan, maka anak hanya akan bisa hidup sehari. Jika anak diberi cara membuat pancing (jaring), ia akan bisa hidup selamanya”. Dengan kata lain, hadiah terindah untuk anak-anak adalah membimbing mereka agar segera bisa mandiri. Dalam arti seluas-luasnya.
Oleh karena itulah, pusat layanan P3A (pusat pelayanan dan perawatan anak-anak berkebutuhan khusus) keluarga Compassion melakukan lomba makan sendiri untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Dengan sebuah niat mulya, agar mereka bisa mandiri nantinya.
Mirip dengan berbagi bunga ke orang lain, kemudian bau wanginya masih tersisa di tangan, merawat anak juga serupa. Ketika anak-anak bisa mandiri dan dewasa, yang pertama-tama jiwanya mandiri dan dewasa adalah jiwa orang tua. Untuk itu, sesulit apa pun tantangannya, teruslah latih anak-anak agar bisa mandiri. Semoga memberi inspirasi.
