Tiap sahabat yg telah menua mengerti, di setiap tingkatan usia ada saja yg perlu dipelajari. Tanpa mengenal istilah habis dan finish.
Jika saat kecil belajar baca tulis, begitu dewasa belajar utk bisa mencari nafkah, setelah menikah belajar sabar merawat keluarga.
Tatkala menua, lebih-lebih disentuh spiritualitas, belajar kebijaksanaan dan kesempurnaan tidak ada habisnya. Ia seperti lingkaran sempurna.
Tidak ada ujung, tidak ada akhirnya. Suka tidak suka, lelah tidak lelah, begitulah hukumnya. Pilihan terbaik yg tersedia adalah menyatu dg proses.
Dalam bahasa keluarga Compassion: “Terima, mengalir, senyum”. Tidak perlu terlalu keras memikirkan garis finish atau ujung perjalanan.
Cukup menyatu sempurna dg tiap kekinian. Bila sempurna mengalirnya, tidak saja damai di perjalanan, tapi juga damai saat melangkah pulang.
Keterangan video: Anak-anak berkebutuhan khusus di pusat layanan P3A sedang belajar menulis bersama mama
