Parenting Tips

Hubungan antara Kesehatan Mental dan Kekurangan Vitamin

Written by Satwika Lestari

Berdasarkan hasil penelitian dari dokter Georgia Ede di US, ternyata kesehatan mental (kesehatan otak) banyak kaitannya dengan vitamin yang mestinya dikonsumsi setiap hari.

Dokter Georgia mengatakan “Mengapa otak manusia mesti berbeda dengan bagian tubuh yg lain?” Otak juga bagian dr tubuh yg membutuhkan banyak nutrisi. Akibat dr konsumsi karbohidrat olahan dan gula yang berlebihan, maka hal ini pun dapat memberikan dampak negatif ke otak.

Mari kita bahas satu persatu permasalahan kesehatan mental (otak) dan potensi kekurangan vitaminnya..

1. Schizophrenia:
Diagnosa: kekurangan vitamin B3, vitamin D dan asam folat.

Vitamin B3 bisa di dapatkan dari makanan seperti dada ayam, ikan tuna, kalkun, salmon, ikan teri, daging sapi, kacang, alpukat, kacang hijau dan kentang.

Vitamin D bisa di dapatkan dari makanan seperti ikan salmon, sarden, minyak hati ikan kod, ikan tuna, kuning telur, susu sapi, susu kedelai, jus jeruk dan oatmeal.

Makanan yg mengandung Asam Folat antara lain adalah polong2an, asparagus, telur, sayuran hijau, buah bit, buah jeruk, kubis, brokoli, kacang2an, hati sapi, pepaya, pisang, alpukat dan melon jingga.

2. Depressi
Diagnosa: kekurangan vitamin D, omega 3 dan vitamin B12.

Vitamin omega 3 bisa didapatkan dari ikan makarel, salmon, minyak ikan kod, ikan herring, tiram, sarden, ikan teri, kaviar, biji rami, biji chia, kacang kenari dan kedelai.

Makanan yang banyak mengandung vitamin B12 yaitu kerang, kepiting, ikan sarden, ikan salmon, ikan tuna, daging sapi, susu, yoghurt, telur dan daging ayam.

3. Bipolar
Diagnosa: memerlukan untuk mempraktekkan diet keto. Diet ketogenik adalah metode diet tinggi kuantitas lemak sehat, tinggi kualitas tetapi rendah kuantitas protein, bebas karbohidrat kecuali karbohidrat dari sayuran.

4. Apatis
Diagnosa: kekurangan vitamin B1.

Vitamin B1 dapat banyak ditemukan di makanan sereal biji gandum utuh, daging sapi, kacang2an dan telur.

5. Anxiety (Panic Attacks)
Diagnosa: kekurangan vitamin B1.

6. ADD/ ADHD
Diagnosa: kekurangan vitamin B1 dan Omega 3.

7. Psychosis
Diagnosa: kekurangan vitamin B1

8. Obsessive Compulsive Disorder
Diagnosa: kekurangan vitamin Zinc dan Taurine

Dan terakhir pesan yg disampaikan oleh dokter Eric Berg (pembicara di video) adalah pentingnya menerapkan Intermittent Fasting atau puasa selang seling. Karena disaat tubuh kita berpuasa, otak kita pun menjadi lebih baik.

Semoga info ini bermanfaat bagi semua sahabat yang membutuhkan.

Artikel ini adalah hasil translate bebas dari video Dr. Eric Berg. Penambahan info tentang sumber vitamin didapatkan dari web Kompas Health dan Alo Dokter.

Image: kompas.com

About the author

Satwika Lestari