Artikel P3A

Kemerdekaan yg mempercantik jiwa

Written by Satwika Lestari

Begitu penjajah Inggris keluar dari India di tahun 1940-an, bangsa India tidak langsung merdeka. Tapi penuh konflik dan pertengkaran.

Negara bahkan dibagi dua (India dan Pakistan). Yg paling menyentuh, ujung tombak perjuangan kemerdekaan India yakni Mahatma Gandhi bahkan wafat ditembak.

Tidak ditembak oleh orang Inggris, tapi oleh orang India sendiri dg agama yg sama dg agama Mahatma Gandhi. Pelajarannya, ada kemerdekaan yg lebih indah.

Yg jauh lebih indah dari bisa mengusir penjajah. Yakni merdeka dari amarah, benci, sakit hati, dendam, serta hal-hal yg dilarang agama umumnya.

Bahan renungannya, kurangi bertanya berapa umur Republik Indonesia di hari ini, bertanyalah ke dalam: “Seberapa sabar dan pemaaf saya sekarang?”.

Terutama karena orang yg sabar dan pemaaf, sesungguhnya orang yg paling merdeka. Tidak ada kejadian buruk di luar yg bisa mencuri kebahagiaan di dalam.

Dirgahayu Indonesia. Semoga selalu jaya. Semoga semua mahluk berbahagia.

Foto: Anak-anak berkebutuhan khusus yg dirawat di pusat layanan P3A keluarga Compassion merayakan 17 Agustus-an

 

About the author

Satwika Lestari