Artikel P3A

Malaikat yang melahirkan malaikat

Written by Satwika Lestari

Bersama pak Suhdarmin (koordinator keluarga Compassion Jakarta), pak Budi Santoso adalah sahabat yang mendengarkan cerita Guruji sejak Guruji masih menjadi public speaker di Jakarta puluhan tahun yang lalu. Yang paling menyentuh dari kisah pak Budi adalah ketulusannya untuk merawat puterinya yang pertama Gita, yang berkebutuhan khusus.

Gita telah datang ke keluarga Compassion berkali-kali, dalam jumlah yang tidak terhitung. Gita juga merasa nyaman sekali berada di tengah kami. Jika telah lama berselang, Gita suka bertanya pada papanya: “Kapan ketemu Guru lagi Pa?”. Sedikit sahabat yang bisa membaca pesan simbolik di balik kehadiran Gita di tengah keluarga Compassion selama bertahun-tahun.

Mengacu pada buku Suci Bhagawad Gita, Gita itu artinya nyanyian suci. Nyanyian yang sangat sakral. Kehadiran Gita di tengah keluarga Compassion selama puluhan tahun telah membawa nyanyian-nyanyian suci. Yang tentu saja sangat berarti. Dalam bahasa ringkas dan padat, anak berkebutuhan khusus adalah malaikat yang sedang membimbing kami agar menjadi malaikat.

Setidaknya menjadi malaikat bagi hidup kami sendiri. Terisnpirasi dari anak-anak cantik seperti Gita inilah, jumat 2 oktober 2020, bersamaan dengan hari ulang tahun Mahatma Gandhi, keluarga Compassion akan meluncurkan pusat layanan gratis yang ketiga. Ia bernama P3A (pusat pelayanan dan perawatan anak-anak berkebutuhan khusus).

Para sahabat orang tua berkebutuhan khusus akan dialayani melalui situs indah malaikattidakbersayap.org. Ada tulisan panjang dan pendek, ada doa, ada audio, ada video, serta komunikasi bersama sesama orang tua anak-anak berkebutuhan khusus. Kami memang bukan kumpulan orang yang pernah bersekolah khusus tentang anak berkebutuhan khusus.

Tapi sebagian diantara kami telah merawat anak-anak berkebutuhan khusus selama puluhan tahun. Dari Budi Santoso yang lama menggendong Gita, Ketut Suparlianta yang berhasil menyelamatkan Galih, Wayan Nuraga yang tumbuh dewasa karena berhasil mendekap Dharma, sampai puteri semata wayang Guruji Wika yang tumbuh dewasa karena merawat Dharma.

Begitulah keluarga Compassion bertumbuh dari tahun ke tahun. Kami belajar merasa kaya dengan cara memberi. Setidaknya memberikan sekelumit pengalaman. Semoga semua mahluk berbahagia.

Pusat layanan gratis (tanpa bayar) keluarga spiritual Compassion
P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion
P3C (Pusat Pelayanan Pencegahan Perceraian) Keluarga Compassion
082335555644 (Telkomsel)
081999162555 (XL)
085857536536 (Indosat)

Penulis: Guruji Gede Prama
Foto pak Budi Santoso sedang menggendong puterinya Gita

About the author

Satwika Lestari