Artikel P3A

Membuka Pintu Kesempurnaan

Written by Satwika Lestari

Kehidupan yang bebas sepenuhnya dari kekurangan tidak ada. Sekali lagi tidak ada. Bahkan jiwa-jiwa suci pun memiliki kekurangan. Terutama di awal perjalanan. Sementara orang biasa lari menjauh dari kekurangan, jiwa-jiwa bercahaya berdekapan indah dengan kekurangan. Sesederhana alam mendekap sang malam, sesimpel mawar mendekap duri.

Anehnya, ketika ketidaksempurnaan di dekap, ia membuka pintu kesempurnaan. Begitu pengalaman banyak sekali jiwa-jiwa suci di masa lalu. Salah satu contoh paling nyata dan paling bercahaya adalah Pangeran Siddharta. Begitu Pangeran Siddharta medekap setan mara sebagai bagian dari dirinya sendiri, bukan sebagai musuh yang menyerang, di saat itu juga beliau tercerahkan.

Pelajarannya, kurangi manja hanya mau kelebihan. Latih diri untuk berbagi senyuman juga kepada kekurangan di dalam. Dalam spirit seperti itulah, pusat layanan P3A (pusat pelayanan dan perawatan anak-anak berkebutuhan khusus) keluarga Compassion minggu ini mengadakan lomba anak-anak berkebutuhan khusus belajar menyapu.

Bukan hasilnya yang penting, tapi ketulusan orang tua untuk mendekap ketidaksempurnaan. Khususnya ketidaksempurnaan di dalam. Selamat hari cinta kasih untuk para sahabat. Yakinlah Anda tersenyum sekurang-kurangnya pada 2 orang di hari ini. Salah satunya tersenyum pada kekurangan dan ketidaksempurnaan di dalam.

About the author

Satwika Lestari