“Pain is not not liability, it is a gift to rediscover your lost parts”, begitu kesimpulan penulis buku indah “The Choice”. Rasa sakit, khususnya yang dihadirkan oleh anak berkebutuhan khusus, ia bukan beban kehidupan. Ia berkah spiritual yang bisa membantu para orang tua khususnya untuk menemukan bagian-bagian diri yang hilang.
Kesabaran, ketulusan, keihlasa, itulah sebagian dari diri yang hilang, yang bisa ditemukan kembali ketika para orang tua tekun dan tulus untuk merawat anak-anak. Khususnya yang berkebutuhan khusus. Dengan demikian, jangan pernah menyebut diri berdosa jika dititipi anak berkebutuhan khusus.
Sebaliknya, para sahabat sedang dibikin bercahaya oleh anak berkebutuhan khusus. Sahabat yang sekolahnya tinggi mengerti, belajar dengan cara membaca, mendengar dan menghafal tidak akan pernah dalam. Sedikit yang membadan. Tapi belajar dengan cara bertumbuh tulus dan ikhlas di tengah kesulitan, itulah yang membuat sang ajaran jadi membadan.
Pusat layanan gratis (tanpa bayar) keluarga spiritual Compassion:
P3A (Pusat Pelayanan Perawatan Anak berkebutuhan khusus)
P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri)
P3C (Pusat Pelayanan Pencegahan Perceraian)
082335555644 (Telkomsel)
081999162555 (XL)
085857536536 (Indosat)
Penulis: Guruji Gede Prama
Keterangan video: Salah satu anak berkebutuhan khusus yang dirawat keluarga Compassion. Komang sekarang sudah bisa bermain piano
