Perilaku tiap zaman selalu sama, ada yg maju, ada yg mundur. Selalu! Di zaman ini, ekonomi dan teknologi memang maju sekali.
Tapi kekerasan juga bertumbuh kencang sekali. Tidak elok menyebutkan contoh dalam hal ini. Hanya memperpanjang daftar panjang kekerasan yg telah panjang.
Berita baiknya, kita bisa melakukan hal indah. Setidaknya mengurangi jumlah kekerasan di masa depan. Dg cara mengajak anak-anak belajar meditasi.
Indahnya meditasi, pikiran tidak lagi menjadi “diktator” yg menentukan di dalam. Ia hanya salah satu aliran energi yg cukup disadari saja.
Bagi anak muda, meditasi membantu meningkatkan kreativitas dan produktivitas. Terutama melalui ketekunan utk berkonsentrasi.
Begitu setengah baya, meditasi membantu kerukunan di dalam keluarga. Setidaknya keluarga berisi lebih sedikit orang yg marah-marah.
Jika lama dan mendalam praktiknya, tatkala menua dan mengalami sakit misalnya, tubuh boleh sakit, tapi pikiran tetap bahagia.
Terutama karena pikiran yg dilatih meditasi secara luwes bisa melihat semua dari sisi-sisi yg membahagiakan. Ujungnya, hidup pun bisa dijalan secara indah.
Foto (video): Anak berkebutuhan khusus yg dirawat di kel. Compassion sedang belajar meditasi
Shambala meditation center: bellofpeace.org, belkedamaian.org
#bali #love #peace #meditation #healing #healingjourney #harmoni



