Artikel P3A

Menjadi pemenang dalam kehidupan…

Written by Satwika Lestari

Penulis: YM Guruji Gede Prama

Di alam ini, semua bisa menjadi racun jika salah menggunakannya, semua jadi obat jika tepat menggunakannya. Perhatikan garam dan gula. Jika garam diletakkan di teh dan kopi, ia akan terasa aneh. Gula bila dicampur dengan teh dan kopi, ia akan terasa enak. Hal yang sama juga terjadi dengan kehidupan.

Tidak perlu terlalu bertenaga agar disebut baik oleh semua orang. Seindah apa pun hati seseorang di dalam, akan selalu tersisa setidaknya satu orang yang tidak suka. Bahkan jiwa-jiwa suci pun dibikin berbahaya nyawanya oleh orang-orang yang tidak suka. Jalan keluarnya, kenali diri di dalam, kemudian temukan lahan bertumbuh yang tepat.

Pada saat yang sama, hormati orang-orang yang cara bertumbuhnya berbeda. Sebut saja sahabat yang sejak kecil aman nyaman dalam kesendirian. Tidak perlu ikut-ikutan masuk dunia politik misalnya yang penuh keramaian. Kawan-kawan yang bakat seninya tinggi sejak kecil, carilah profesi dan tempat bertumbuh yang memungkinkan bakat seni ini bertumbuh.

Kecelakaan kehidupan sering terjadi karena burung memaksa diri agar bisa berenang seperti ikan, ikan memaksa diri agar bisa terbang menyerupai burung. Kedamaian kehidupan sering lahir dari keberanian untuk tumbuh alami di tempat alami masing-masing. Sesederhana garam indah di tengah sayur, gula indah di tengah kopi dan teh.

Undangannya untuk para sahabat, sebelum dikunjungi penyakit dan rasa sakit, temukan panggilan alaminya segera. Kemudian beranilah bertumbuh indah di sana. Sebuah kearifan tua dari China mewariskan: “Ia yang mengenali dirinya mengenali musuhnya. Ia yang mengenali diri dan musuhnya akan senantiasa menang dalam kehidupan”.

Maka dari itu layanan P3A di hari cinta kasihnya pulau Bali hari ini mengadakan lomba “Yoga untuk Anak-Anak” yang bertujuan agar anak-anak juga mulai berlatih kesadaran penuh di dalam sedari dini. Semua peserta bagus-bagus sekali pose yoganya. Adapun yang minggu ini beruntung adalah Bima, Wira dan Devdan. Semoga semua adik-adik selalu berbahagia.

Pusat layanan gratis (tanpa bayar) keluarga spiritual Compassion:
P3A (Pusat Pelayanan Perawatan Anak berkebutuhan khusus)
P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri)
P3C (Pusat Pelayanan Pencegahan Perceraian)

Whatsapp:
0812 3949 9530 (Bali)
0813 9926 9911 (Luar Bali)
Photo: malaikat tidak bersayap yang dirawat di layanan P3A Guruji Gede Prama

About the author

Satwika Lestari