Artikel P3A

Piala-piala indah keluarga spiritual Compassion

Written by Satwika Lestari

Hari ini hari cinta kasih di pulau cinta kasih Bali. Makanya pusat pelayanan P3A (pusat pelayanan dan perawatan anak-anak berkebutuhan khusus) keluarga spiritual Compassion melakukan lomba menyanyi dan menari bersama orang tua. Yang sangat membanggakan sekaligus menyentuh hati, Galih dan Dewa Dek yang telah lama dirawat di keluarga Compassion tumbuh sehat, ceria, bahagia.

Bahkan kedua orang tuanya pun tidak saja bisa menerima puteranya, tapi juga dibikin bahagia dengan kehadiran kedua putera mereka. Dewa Dek telah lama lulus S1 di Universitas Udayana, Galih sudah belajar bekerja serta bisa naik motor sendiri. Ketika bernyanyi dan menari, Galih sering sangat disenangi oleh anggota keluarga Compassion yang lain.

Komang Dika juga serupa, dari hari ke hari menunjukkan pertumbuhan yang semakin dewasa. Tidak sekali dua kali Komang Dika mengirim pesan menyetuh seperti ini: “Matur suksma dahat Guruji”. Ringkasnya, tidak saja mereka bersyukur di tengah kami, keluarga Compassion telah lama menyebut mereka sebagai “piala-piala indah” keluarga Compassion.

Salah satu anak berkebutuhan khusus yang dulunya tekun dan tulus sering datang belakangan jarang datang. Ia bernama Krisna. itu pun didekati berkali-kali di media sosial dengan pesan seperti ini: “Krisna tetap ditunggu oleh keluarga Compassion. Bahasa Balinya jele melah Guruji ngelah”. Apa pun sebutan orang, Krisna tetap keluarga spiritual Compassion.

Begitulah keluarga spiritual Compassion. Jangankan yang sukses dan kaya, bahkan yang sudah masuk jurang pun tetap kami rawat. Seindah alam merawat semuanya secara indah

About the author

Satwika Lestari