Artikel P3A

Selamat ulang tahun Indonesia

Written by Satwika Lestari

Sejak zaman dulu, pengertian manusia tentang apa saja bertumbuh sesuai dg perubahan waktu. Hal yg sama terjadi dg kemerdekaan.

Di zaman dulu, merdeka berarti bebas dari penjajah. Tanah tempat kita lahir menjadi tempat bertumbuh kita sendiri. Bukan didominasi bangsa lain.

Di zaman ini, kemerdekaan yg sesungguhnya baru terjadi tatkala kita bisa merdeka dari amarah, benci dan dendam.

Sebuah cita-cita mulya. Sama mulyanya dg mengusir penjajah. Kendati masih jauh, mari memulainya pada diri sendiri. Syukur-syukur bisa sampai di keluarga.

Dan bahasa manusia yg paling dipercaya di zaman ini bukan ucapan, tapi keteladanan. Dan di putaran waktu ini, berikut beberapa keteladanan yg disarankan:

1. Tidak ikut menyebarkan kekerasan terutama di ruang publik
2. Belajar memaafkan, setidaknya diam ditemani pengertian bahwa semua menderita
3. Di zaman ini, tidak cerai saja, apa lagi bisa memiliki keluarga bahagia, sudah bisa disebut sebagai tauladan
4. Lebih-lebih jika bisa berbagi Cahaya di lingkungan masing-masing melalui tidak marah, sikapnya selalu indah
5. Meminjam pendapat salah satu presiden AS: “Kurangi bertanya apa yg bisa diberikan negara pada diri kita, bertanyalah apa yg Anda bisa berikan pada negara”.

Merdeka! Selamat ulang tahun yg ke 77 Indonesia. Kami bangga pernah lahir dan bertumbuh di negeri indah bernama Indonesia!

#GurujiGedePrama4G20
Foto: Pemenang lomba foto di pusat layanan P3A (pusat pelayanan dan perawatan anak-anak berkebutuhkan khusus) keluarga Compassion

About the author

Satwika Lestari