Artikel P3A

Tirtha cinta kasih dari pulau cinta kasih Bali

Written by Satwika Lestari

Di zaman dulu, orang tua jarang yang mengungkapkan cinta kasihnya melalui kata-kata. Biasanya mereka mengungkapkan cinta kasih melalui tindakan. Tapi di zaman ini lain lagi. Anak-anak dan orang tua memerlukan penguatan dalam bentuk kata-kata. Makanya kata-kata “I love you” atau “saya mencintaimu” diperlukan baik oleh orang tua dan anak-anak.

Yang dianjurkan tentu saja menyelaraskan pikiran, ucapan dan tindakan. Ketiganya melangkah ke arah yang sama yakni spirit saling menerima dan saling menyayangi. Untuk alasan itulah, minggu ini pusat layanan P3A (pusat pelayanan dan perawatan anak-anak berkebutuhan khusus) keluarga Compassion melakukan lomba mengucapkan “I love you” pada mama.

Sebagai bahan renungan, pohon mana pun akan kering jika tidak diberi air. Jiwa mana pun akan kering, salah-salah sakit, jika tidak melaksanakan cinta kasih. Dan anak-anak berkebutuhan khusus lahir untuk menyirami taman jiwa kita semua. Ingat, tanpa lautan nelayan kehilangan pekerjaan. Tanpa sawah ladang, petani kehilangan penghasilan.

Tanpa anak-anak nakal, apa lagi berkebutuhan khusus, orang tua akan kehilangan kesempatan untuk menyempurnakan cinta kasih. Ajakannya, belajar memperlakukan setiap rasa lelah dan rasa sakit yang mereka hadirkan sebagai Tirtha (air suci) yang dipercikkan di kedalaman jiwa. Tetua Bali menyebutnya manasa Tirtha. Ia menyembuhkan sekaligus menyelamatkan.

About the author

Satwika Lestari