Parenting Tips

Vitamin dan Mineral agar Anak Cerdas dan Kuat

Written by fuuo2911

Makanan sehat adalah salah satu unsur penting dalam membentuk anak hebat yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan emosionalnya. Seorang ibu perlu memperhatikan asupan nutrisi yang seimbang bagi anak, perly memahami zat-zat gizi yang diperlukan anak.

Sebagian orangtua mengeluhkan perilaku makan anak yang sulit mengkonsumsi sayur dan buah. Sering dijumpai, ketika anak menolak mengkonsumsi sayur dan buah, orang tua menyerah. Orangtua malah melakukan tindakan kurang tepat dengan mengikuti selera makan anak, seperti memberikan makanan ringan atau siap saji yang kurang sehat dalam jumlah berlebihan atau tak terukur, atau intesitasnya terlalu sering. Pada sebuah konseling keluarga, survey yang dilakukan terhadap 10 anak, ternyata hanya dua anak yang rutin konsumsi sayur dan buah setiap hari, dan hanya satu ibu dari yg mengetahui manfaat vitamin dan juga mineral.

Berikut penjelasan mengenai keduanya, sumber dan manfaatnya:

Vitamin A
Terdapat pada: Wortel, Ubi, Labu, Jeruk, Pepaya, Mangga, Susu, Telur, Hati.
Fungsi: Mencegah masalah kesehatan mata, meningkatkan sistem imun. Berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan sel otak.

Vitamin C
Terdapat pada: Tomat, Paprika hijau, Brokoli, Bayam, Kiwi, Anggur.
Fungsi: Untuk pembentukan kolagen, pertumbuhan tulang gigi dan gusi serta pembuluh darah dan meningkatkan fungsi otak.

Vitamin D
Terdapat pada: Kuning Telur, Minyak Ikan, Susu yang sudah di fortifikasi.
Fungsi: Memperkuat tulang karena membantu penyerapan kalsium oleh tubuh.

Vitamin E
Terdapat pada: Minyak Nabati, Kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, Alpukat.
Fungsi: Merupakan antioksidan yang dapat melindungi sel dari kerusakan, untuk kerusakan sel darah merah.

Vitamin B3
Terdapat pada: Daging Merah, Unggas, Ikan, Kacang, Makanan yang sudah difortifikasi.
Fungsi: Membantu mengubah makanan menjadi energi, menjaga kesehatan kulit dan fungsi saraf.

Vitamin B6
Terdapat pada: Kentang, Pisang, Buncis, Biji-bijian, daging merah, Ikan, Telur, Bayam.
Fungsi: Berperan untuk menjalankan fungsi normal otak dan saraf. Juga untuk memecah protein dan pembuatan sel darah merah.

Kalsium
Terdapat pada: Susu dan Produk olahannya, Sayuran berdaun hijau, Brokoli.
Fungsi: Sangat penting untuk pembentukan tulang dan gigi, mencegah pengeroposan tulang.

Zat Besi
Terdapat pada: Daging Merah, Ikan, Kerang, Unggas, Kacang Kedelai, Buncis, Kismis.
Fungsi: Membantu sel darah merah mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, mengatasi kekurangan zat besi penyebab anemia.

Magnesium
Terdapat pada: Gandum, Kacang-kacangan, Sayuran berdaun hijau, Kentang, Alpukat, Pisang, Kiwi.
Fungsi: Membantu sistem otot dan saraf, menormalkan denyut jantung dan menjaga kekuatan tulang.

Kalium
Terdapat pada: Brokoli, Kentang dengan kulitnya, Jeruk, Pisang, Kacang Polong.
Fungsi: Membantu fungsi otot dan saraf, membantu tubuh menjaga keseimbangan air dalam darah dan jaringan tubuh.

Iodium
Terdapat pada: Ikan laut dan hasil olahannya, kerang, udang, cumi, rumput laut, agar-agar, susu, daging.
Fungsi: Mengatur tingkat oksidasi dalam setiap sel pada jaringan tubuh yang aktif, mengatur fungsi saraf dan jaringan otot, memperkuat otot-otot rangka, mengatur peredaran darah.

Zinc
Terdapat pada: Daging Merah, Unggas, Tiram, Makanan dari Kedelai, Kacang-kacangan.
Fungsi: Berperan dalam pertumbuhan organ seksual, membantu menyembuhkan luka.

Sumber: Majalah Wanita Indonesia

Illustrasi Gambar: Nakita.ID

About the author

fuuo2911

Gede Prama memulai perjalanan spiritual dengan berdialog bersama Guru simbolik di sebuah desa di Bali Utara. Ini kemudian diperkaya dengan sekolah ke luar negeri, perjumpaan dengan Guru spiritual dunia seperti YM Dalai Lama, YA Thich Nhat Hanh serta Profesor Karen Armstrong, serta olah meditasi yang panjang.

Kendati pernah memimpin perusahaan dengan ribuan karyawan, terbang ke beberapa negara untuk tujuan mengajar, tapi semua itu ditinggalkan karena dipanggil oleh bom Bali di tahun 2002. Sejak beberapa tahun lalu beliau bahkan tidak pernah meninggalkan Bali, sekali-sekali saja keluar dari keheningan hutan untuk mengajar di tempat-tempat suci di Bali.